sponsored ads

Tips & Cara Mengatasi Pacar Cemburuan, Posesif dan Over Protektif

Posted By : Posted on - 7:38:00 AM with No comments

Pasti menjadi "makan ati" ketika kamu tiap hari dicemburui, dicurigai bahkan diawasi terus menerus oleh pacarmu tanpa disertai dengan alasan yang jelas bukan? Setiap saat teleponmu berdering menerima sms atau telpon dari pacar bahkan ketika pacarmu sudah tahu kamu sibuk dengan urusan kuliah atau pekerjaan, apalagi tidak tahu kemana kamu pergi. 

Kemanapun kamu pergi, pacarmu akan selalu menaruh rasa curiga dengan mengirimkanmu sms, telpon ataupun lewat massanger.

Bagaimana mengatasi pacarmu yang posesif, egois dan over protektif ini? Jika dibiarkan tentu akan membuatmu terkekang, tertekan bahkan bisa membuatmu stres karena aktifitas tiap hari serasa diawasi, dikekang dan bahkan dicurigai terus menerus. 

Ketika kamu hanya menghabiskan waktu bersama teman, ia akan menuduh kamu melakukan hal-hal yang menjurus ke perselingkuhan.

pacar cemburuan

Hal-hal seperti ini hanya akan berujung pada sebuah pertengkaran dari masalah yang sebenarnya sangat sepele. Situasi inilah yang sebenarnya dikatakan dengan posesif, sebuah situasi dimana seseorang akan lebih cenderung untuk percaya pada emosinya dibanding dengan logika. Nah berikut sedikit tips mengatasi pacar yang cemburuan, posesif dan over protektif:

Meyakinkan Dari Rasa Curiga

Umumnya, sifat posesif akan muncul seiring timbulnya rasa tidak aman yang bisa dipicu oleh beragam faktor. Bisa jadi, ia begitu sayang kepada kamu sehingga ia menjadi takut jika suatu saat ia akan kehilangan kamu. Bisa juga karena ia memiliki trauma dengan hubungannya di masa lalu karena pernah dikhianati, atau karena adanya masalah psikologis sehingga membut pikirannya tidak bisa tenang. 

Nah disini kamu harus bisa meyakinkan dan membuatnya merasa aman dari hal hal yang ia takuti bisa dengan bersikap lebih terbuka, komunikasi yang lebih intens dan lebih banyak memberikan perhatian. Yakinkan dirinya bahwa kamu akan selalu menjadi yang terbaik dan tidak pernah sedikitpun berniat untuk melukai hatinya sehingga ia tidak perlu memiliki rasa khawatir yang berlebihan.

Bersikap lebih terbuka dan komunikasi intensif

Keterbukaan dari hal hal yang membuatnya bertanya-tanya dan komunikasi yang intensif bisa membuatnya percaya dan menghentikan kebiasaannya yang super pencemburu, posesif dan overprotektif. Kenalkan mereka dengan semua temanmu, jelaskan apa kegiatanmu setiap hari, jika kamu bepergian jelaskan dengan siapa atau kemana dst...

Ketika tidak ada lagi yang kamu sembunyikan, tidak ada lagi hal hal yang membuatnya cemburu lalu apa lagi yang akan dia takutkan, apa yang dia cemburui atau curigai?

Selalu jaga kepercayaan dengan kejujuran

Kejujuran adalah hal yang paling berharga dalam sebuah hubungan tidak hanya dalam hubungan percintaan tetapi juga hubungan dengan orang orang disekitarmu (sosial). Sekali kamu berkata bohong atau tidak jujur maka akan sulit untuk meyakinkan dan menjaga kepercayaan orang lain. Nah mungkin saja kamu pernah berbohong sehingga pacarmu merasa kamu tidak dapat memegang kepercayaan sehingga mereka akan bersikap lebih hati hati dengan sikap cemburu berlebihan, posesif dan over protektif. 

Selalu jaga kepercayaan dengan kejujuran, seandainya jika kamu sudah terlanjur pernah berbohong minta maaflah dan berjanji sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya lagi dan bangun kepercayaan yang dia berikan kembali.

Berdiri Sendiri

Jika memang karakter pacarmu begitu, mau bagaimana lagi hanya menunggu keputusanmu. Ketika kamu masih bisa menerima dan mencoba memperbaiki hubungan ini jadilah pria yang kuat dan berdiri mandiri. Jangan hanya karena rasa sayang dan takut bertengkar sehingga kamupun menjadi pribadi yang menurut dengan pacar. 

Dalam artian, kamu tidak boleh mengikuti permintaannya yang menyangkut kepentingan pribadi, seperti password sosial media, pin ATM, atau dengan membiarkannya memeriksa isi sms atau email kamu.

Berdirilah sendiri, karena setiap orang membutuhkan privasinya sendiri, bahkan untuk mereka yang sudah berkeluarga sekalipun. Untuk itu, cobalah menjelaskan hal ini dengan pacarmu sehingga ia bisa mencoba untuk menjadi pribadi yang lebih mengerti lagi. 

Dengan demikian, kamu tidak perlu bersemnbuyi atau berbohong lagi jika memang ada urusan penting dengan orang lain yang kebetulan adalah lawan jenismu. Ini merupakan cara yang tepat untuk menunjukkan sikap bahwa kamu adalah orang yang jujur. Selain itu, kamu juga tidak wajib untuk selalu membalas setiap pesan singkatnya layaknya seperti seorang customer service.

Berikan lebih banyak perhatian dan waktu untuk bersama

Mungkin saat ini kamu sudah selalu berusaha untuk menjalin komunikasi dan membatasi diri dengan sifat posesif dari pacarmu. Namun sekarang cobalah agar bisa membuat pacarmu menjadi lebih rileks lagi dengan meluangkan waktu bersama. 

Keluarlah bersama meskipun hanya untuk sekedar nonton atau makan. Berikan lebih banyak lagi perhatian agar ia merasa nyaman dengan hubungan yang kamu bangun. Beberapa hal sederhana dapat menguatkan kembali hubungan seperti liburan bersama, olahraga bareng, atau sekedar masak bareng. 

Selain itu, tidak ada salahnya untuk mengisi waktu bersama dengan melakukan napak tilas terhadap masa lalumu ketika sedang dalam masa PDKT, karena hal ini justru bisa menjadi sesuatu yang lucu.

Usahakan agar bisa melakukan hal-hal yang mengasyikkan bersama sehingga bisa membuatnya menjadi lebih senang. Ketika hatinya bisa lebih senang, maka biasanya pikirannya juga akan ikut menjadi tenang. Bisa jadi hal ini menjadi langkah untuk memupuk percaya dirinya sehingga ia merasa lebih aman lagi dan terhindar dari kecenderungan menjadi orang yang posesif. 

Pastikan pula untuk melemparkan pujian kepadanya, biar ia bisa selalu ingat hal-hal yang membuatmu jatuh cinta kepadanya.

Ketika sudah tidak dapat diperbaiki, Mengakhiri Hubungan mungkin jawaban yang tepat

Ketika kamu sudah mencoba berbagai cara untuk memperbaiki hubunganmu dan telah mencoba berbagai cara untuk mengatasi cemburu, posesif dan over protektif dari pacarmu.... Mungkin jawaban yang paling tepat adalah mengakhiri hubungan. Hubungan didasari untuk membangun kenyamanan, rasa aman, saling mengasihi dan melindungi satu sama lain, dan ketika hal itu tidak kamu dapatkan mungkin mengakhiri hubungan adalah jawaban yang tepat.

Jika kamu sudah melakukan segala cara di atas namun ternyata sifat dan cara berpikirnya tetap tidak bisa dirubah, maka mungkin itu sudah menjadi karakter dan sifat yang tidak bisa lagi diperbaiki, kini sudah saatnya untuk mengakhiri hubungan. Bukan tanpa alasan, pasalnya usaha untuk membuatnya menjadi pribadi yang lebih positif ternyata hanya membuatnya semakin merasa tidak aman dan justru mulai mengekang.

No comments:

Post a Comment

Ketentuan Berkomentar:

1. Menautkan link aktif (anchor text) pada komentar secara otomatis akan kami hapus
2. Gunakan fasilitas Name/URL untuk menempatkan link anda
3. Dilarang berkomentar diluar topik artikel (SARA, pornography, provokasi,promosi produk)
4. Dilarang komentar spam
5. Berkomentarlah dengan baik dan sopan
6. Komentar yang tidak sesuai dengan poin diatas tidak akan dipublikasikan


                                                                                  Admin Tips & Cara