Tips Mengetahui, Mencegah & Mengatasi Nyeri Punggung

Posted By : Posted on - 12:44:00 AM with No comments

Sakit punggung atau nyeri punggung Nyeri punggung (Inggris: lumbal strain) adalah nyeri punggung yang terjadi secara spontan dan memiliki derajat nyeri yang cukup tinggi sehingga bisa menimbulkan gangguan aktivitas dan postur tubuh. Penyebab paling umum yang menyebabkan nyeri atau sakit pada punggung ini adalah postur yang tidak ideal (terlalu gemuk/buncit), trauma yang terjadi di daerah punggung atau bokong dan gerak tubuh yang salah, kurang peregangan (olahraga/aktifitas fisik).

Tips Mengetahui, Mencegah & Mengatasi Nyeri Punggung

Selain penyebab paling umum diatas ada beberapa penyebab lain yang sering menyebabkan nyeri pada punggung, dan diantaranya adalah sebagai berikut:

Stress
Punggung sangat sensitive terhadap ketegangan otot akibat stress sehari-hari. Dalam keadaan lemah dan kaku, otot punggung mengalami spasme (kejang). Kondisi ini menyebabkan aliran darah yang mengangkut oksigen menjadi terhambat, sehingga otot kekurangan oksigen. Akibatnya, penderita mengalami nyeri yang semakin parah jika tidak segera ditangani dokter.

Postur tubuh yang buruk
Postur tubuh yang kurang tepat menyebabkan lengkung tulang belakang tidak berada dalam satu garis lurus sehingga mudah cedera dan menimbulkan kelainan premature pada diskus. Diskus yang rapuh tidak lagi mampu menjadi bantalan vertebra. Kelainan akibat postur tubuh yang buruk yaitu tulang belakang terlalu melengkung ke depan atau belakang.

Kurang Olahraga/ aktifitas fisik
80 % kasus nyeri tulang punggung disebabkan karena buruknya kelenturan (tonus) otot atau kurang berolahraga. Otot yang lemah, terutama pada daerah perut, tentu tidak mampu menyokong punggung secara maksimal

Cedera dan ketegangan otot
Gerakan memutar, membungkuk atau mengangkat beban berat yang tidak dilakukan secara benar, akan mengakibatkan ketegangan pada otot atau cedera ligamen (jaringan elastis yang menjaga kestabilan tulang). Hal yang sama juga dapat terjadi akibat gerakan secara mendadak dalam berolahraga, misalnya ketika berganti arah.

Osteoarthritis
Proses penuaan menyebabkan diskus keluar (menonjol) dari tempat semestinya dan menghasilkan pertumbuhan tulangbaru seperti taji yang menimbulkan radang sendi disertai nyeri. Postur tubuh dan perawatan tulang belakang yang baik biasanya dapat meredakannya.

Kegemukan / Obesitas
Berat badan yang berlebihan akan memberikan tekanan yang besar terhadap bantalan tulang belakang, postur tubuh pun berubah mengakibatkan syaraf tulang belakang menjadi kaku dan menimbulkan nyeri.

Kehamilan
Kehamilan juga merupakan penyebab paling umum yang menyebabkan nyeri pada punggung, saat terjadi kehamilan tulang belakang akan menyangga beban perut yang semakin membesar. Rasa nyeri pada punggung akan semakin bertambah seorong semakin membesarnya ukuran janin atau usia janin.

Hampir setiap orang memiliki nyeri punggung bawah di beberapa titik dalam hidup mereka. Memiliki nyeri punggung dapat intens dan dapat membuat Anda tidak mungkin untuk melakukan tugas-tugas Anda. Sementara penyebab pasti sakit tidak jelas, cedera otot punggung atau ligamen regangan dapat menyebabkan nyeri punggung bawah akut. Kadang-kadang, trauma seperti jatuh atau kecelakaan mobil dapat menyebabkan nyeri punggung bawah.

Mengenali Berbagai Jenis Nyeri Punggung

Sakit punggung bagian bawah adalah jenis yang paling sering terjadi. Namun nyeri punggung lain juga dapat dirasakan pada sepanjang tulang belakang, dari leher hingga panggul. Berikut ini adalah beberapa jenis nyeri punggung yang sering terjadi:

  • Nyeri leher, yaitu sakit dan kekakuan pada leher
  • Skiatika, yaitu nyeri karena iritasi dan tekanan pada saraf skiatik yang menjalar dari punggung bawah hingga telapak kaki
  • Whiplash, yaitu cedera pada leher karena gerakan tiba-tiba
  • Ankylosing spondylitis, yaitu peradangan kronis yang memengaruhi tulang belakang serta sendi dan otot-otot yang terkait
  • Nyeri bahu, kondisi ini sering menjadi gejala adanya penyakit lain
  • Kekauan pada bahu, yaitu kondisi yang membuat pundak tidak dapat bergerak secara bebas
  • Slipped disc, yaitu pergeseran cakram sendi tulang punggung yang menyebabkan sakit yang terus-menerus, sensasi kesemutan dan bahkan mati rasa

Diagnosis diperlukan untuk mengetahui penyebab dan cara pengobatan yang diperlukan.

Cara Menangani Nyeri Punggung
Ada berbagai cara penanganan yang dapat dilakukan agar rasa nyeri menjadi tidak berkepanjangan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut untuk menangani nyeri punggung:

Tetap aktif
Sebelumnya, istirahat adalah cara yang disarankan dokter untuk menangani nyeri punggung. Namun kini dipercaya bahwa tubuh yang tidak bergerak aktif dalam jangka panjang justru berakibat buruk bagi punggung. Saat Anda mengalami nyeri punggung, penting untuk sebisa mungkin tetap aktif dan beraktivitas seperti biasa. Berjalan kaki atau melakukan kegiatan sehari-hari justru akan membantu pemulihan nyeri Anda.

Obat pereda nyeri
Jika nyeri Anda tidak mereda dan terasa tidak tertahankan, Anda dapat mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.

Berpikir positif
Penelitian membuktikan bahwa pemulihan akan menjadi lebih cepat pada pengidap yang tetap berpikir positif dibandingkan mereka yang mengalami stress.

Terapi manual
Kompres panas atau dingin dapat membantu meredakan nyeri. Tempelkan koyo atau oleskan balsam pada area yang sakit. Bisa juga dengan menempelkan kantong es pada area nyeri, lalu ganti dengan kompres handuk hangat atau mandi air hangat.

Bentuk-bentuk pengobatan lain dapat dilakukan juga dengan melakukan terapi di klinik atau rumah sakit:
  • Fisioterapi: terapi untuk memperbaiki fungsi gerak motorik akibat gangguan pada rangka tubuh.
  • Terapi chiropractic: metode ilmiah untuk mendiagnosis, menangani, dan mencegah gangguan pada sistem muskuloskeletal (otot-otot dan kerangka tubuh).
  • Terapi osteopati: mendeteksi, menangani, dan mencegah masalah kesehatan dengan gerakan, peregangan, dan pijatan pada otot dan sendi.

Rangkaian penanganan di atas dapat dipadukan untuk nyeri punggung yang sudah terjadi lebih dari 6 minggu dan sudah dianggap kronis. Penanganan dapat meliputi kombinasi obat pereda sakit dan salah satu dari terapi manual, akupunktur, dan mengikuti kelas-kelas latihan fisik. Sangat sedikit kasus yang melibatkan operasi tulang belakang. Operasi ini hanya akan dijalani jika semua cara di atas tidak berhasil.

Nyeri Punggung pada Kehamilan
Berat janin yang disangga tulang belakang dan perubahan cara berdiri serta berjalan membuat kebanyakan ibu hamil merasakan nyeri punggung. Rasa sakit ini diakibatkan tekanan dan regangan pada otot dan sendi punggung.

Ada cara-cara lain yang dapat dilakukan penderita untuk mengurangi rasa sakit selain dengan hanya mengonsumsi obat-obatan.

Keputusan untuk Menemui Dokter
Tanpa berkunjung ke dokter, pada umumnya nyeri punggung akan membaik dengan sendirinya. Namun jika rasa sakitnya tidak kunjung hilang dan sudah tidak tertahankan, Anda dapat mengonsultasikannya kepada dokter.

  • Anda juga harus mewaspadai beberapa gejala yang dapat merujuk kepada penyakit yang lebih serius.  Anda harus segera mengunjungi dokter jika mengalami gejala-gejala darurat semacam ini:
  • Demam 38°C atau lebih tinggi
  • Tidak dapat buang air kecil
  • Kehilangan berat badan tanpa tahu penyebabnya
  • Nyeri punggung yang tidak juga mereda setelah Anda berbaring
  • Rasa sakit pada bagian dada atau bagian atas punggung
  • Nyeri pada kaki dan di bawah lutut
  • Nyeri yang kian memburuk di malam hari
  • Hilangnya kontrol untuk membuang air kecil dan besar
  • Terasa mati rasa pada area kelamin, bokong, atau tubuh bagian belakang
  • Pembengkakan pada punggung

Agar Terhindar dari Nyeri Punggung
Postur tubuh dan olahraga sangat memengaruhi kesehatan tulang punggung Anda. Cobalah untuk menghindarkan punggung dari tekanan berlebihan agar tetap kuat dan lentur. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat mencegah terjadinya nyeri:

  • Gunakan sepatu beralas datar sesering mungkin daripada sepatu hak tinggi
  • Sejajarkan posisi keyboard komputer dengan pusar agar pundak tidak tertekan
  • Sejajarkan posisi layar komputer dengan pandangan mata untuk menghindarkan leher dari ketegangan
  • Olahraga teratur seperti berenang dan jalan kaki
  • Tingkatkan fleksibilitas otot punggung dengan olahraga yoga atau pilates

No comments:

Post a Comment

Ketentuan Berkomentar:

1. Menautkan link aktif (anchor text) pada komentar secara otomatis akan kami hapus
2. Gunakan fasilitas Name/URL untuk menempatkan link anda
3. Dilarang berkomentar diluar topik artikel (SARA, pornography, provokasi,promosi produk)
4. Dilarang komentar spam
5. Berkomentarlah dengan baik dan sopan
6. Komentar yang tidak sesuai dengan poin diatas tidak akan dipublikasikan


                                                                                                   Terima Kasih, Admin Tips & Cara