11 Cara Jitu Menjaga Keharmonisan Pernikahan

Menjaga keharmonisan dalam keluarga - Seringkali pernikahan yang berjalan sekian lama semakin kehilangan rasa keharmonisan di dalamnya. Mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan atau aktifitasnya sendiri -sendiri. Jika rasa keharmonisan dalam keluarga ini hilang dan dibiarkan berlarut seringkali menimbulkan perceraian. Dan faktor keharmonisan dalam keluarga inilah yang ditengarai sebagai penyebab utama dalam perceraian selain faktor ekonomi dll.

Seperti dikutip dari situs Asian Parenting berikut adalah beberapa tips sederhana yang membuat hubungan anda dan pasangan anda lebih harmonis dalam keluarga. Keharmonisan dalam keluarga ini juga akan menjadi contoh dan teladan yang baik bagi anak anda dimasa mendatang, berikut tips menjaga keharmonisan dalam keluarga.

11 Cara Jitu Menjaga Keharmonisan Pernikahan

Menjaga Keharmonisan Pernikahan (keluarga)

Keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga
Kebutuhan memang mutlak diperlukan dalam menjalani sebuah keluarga, karena faktor ekonomi juga sering menyebabkan permasalahan atau keretakan dalam keluarga. Namun jangan jadikan pekerjaan anda yang terlalu sibuk juga membuat keharmonisan dalam keluarga anda terkikis. Seimbangkan waktu antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Luangkan waktu dan pikiran untuk keluarga, dan jangan membawa pulang permasalahan di tempat kerja ke rumah. Ini adalah salah satu bentuk time management untuk Anda, di mana Anda harus meninggalkan semua pikiran tentang pekerjaan ketika sudah tiba di rumah, Usahakan pulang tepat waktu. Menghabiskan waktu di kantor hingga larut malam adalah kebiasaan yang mengganggu keseimbangan antara kehidupan berkeluarga dengan pekerjaan.

Anda harus bisa mebagi waktu yang tepat antara pekerjaan dan keluarga sesibuk apapun anda. Selalu luangkan waktu libur atau cuti kerja anda untuk membahagiakan keluarga anda dengan berlibur, berkumpul bersama keluarga atau makan malam dengan keluarga anda. Dengan bisa menyeimbangkan antara keluarga dan pekerjaan maka keharmonisan dalam keluarga anda akan tetap terjaga.

Tidak melupakan hubungan dengan pasangan walaupun sibuk dengan anak
Biasanya setelah ada anak, hubungan suami istri tidak seperti sebelumnya, karena si ibu sibuk mengurus anak. Padahal, hubungan yang baik antara suami istri mempengaruhi suasana keluarga di mana anak-anak tumbuh dan belajar. Bukan itu saja, biasanya si ibu sudah lupa mengurus diri sendiri karena anak selalu nomor satu. Ambillah waktu di sela-sela kesibukan untuk memanjakan diri sendiri, karena penting untuk kebahagiaan seorang wanita. Wanita yang selalu tampil segar dan enerjik membawa suasana kehangatan keluarga.

Sepakat dengan prinsip parenting yang sama
Kebanyakan pasangan akan membebankan pengasuhan anak hanya kepada satu pihak saja sebagai contoh ayah bekerja, bunda yang mengasuk anak, bahkan ada yang menitipkan anak kepada kedua nenek dan kakeknya karena masing masing memiliki pekerjaan. Banyak pasangan yang tidak memiliki kesamaan pada prinsip mengasuh anak. Misalnya, dalam hal melatih kedisipilinan anak, agama, sekolah, dll. Kompromikan dari hati ke hati bersama pasangan, sehingga tidak ada perdebatan yang dirasakan oleh anak. Bila ayah dan ibu memiliki pandangan yang berbeda, anak akan bingung mengikuti yang mana. Selaraskan dan selalu komunikasikan dalam bagaimana mengasuh anak anda. Anak anda bukan hanya tanggung ayah yang mencarikan nafkah atau hanya ibu yang setiap hari mengasuh dan mendidiknya namun menjadi tanggung jawab antar pasangan dalam mendidik dan mengasuhnya.

Menerima segala kekurangan dan kelebihan
Setiap manusia diciptakan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri- sendiri, untuk itulah mengapa pernikahan bertujuan untuk menyatukan 2 hati yang berbeda menjadi satu tujuan yaitu berkeluarga. Saat pacaran mungkin anda akan sangat sedikit mengerti kekurangan pasangan anda karena anda akan lebih banyak mngerti kelebihan mereka sehingga anda tertarik dengan pasangan anda. namun seiring berjalannya waktu mulai dari menikah sampai punya anak dan kedepannya anda akan mulai mengerti banyak kekurangan dari pasangan anda. Hormati dan hargai segaala kekurangan dan kelebihan pasangan anda dengan demikian kehidupan keluarga atau pernikahan anda akan lebih harmonis.

Ini salah satu resep penting dalam kehidupan berkeluarga. Tidak ada manusia yang sempurna, tetapi pasangan diciptakan untuk saling melengkapi. Saling menerima apa adanya, saling memaafkan, serta saling melengkapi, adalah resep jitu sebuah pernikahan.

Segera menyudahi perselisihan
Sudah menjadi hal yang umum selalu terjadi perdebatan, kesalahpahaman atau gesekan antara ayah dan bunda. Setiap kehidupan pernikahan tentu ada perselisihan dan hal itu sangatlah wajar. Jangan perbesar perselisihan dan segera carilah solusinya bersama. Jangan menunggu masalah menjadi lebih besar, segera selesaikan masalah atau gesekan sekecil apapun sehingga saat anda berdua masuk kamar tidur masalah itu telah terselesaikan dengan baik. Sudahi semuanya sebelum hari berganti, yaitu sebelum tidur malam. Lalu, jangan ungkit lagi perselisihan di esok harinya, atau ketika terjadi pertengkaran berikutnya. Jangalah bertengkar di depan anak-anak.

Dengan menunggu hingga anak-anak tidur dan bersekolah, emosi masing-masing pihak sudah lebih mereda dan dapat menyelesaikan pertengkaran dengan kepala dingin. Anak akan sangat mudah bereaksi atau terganggu psikologisnya ketika melihat atau mendengar kedua orang tuanya bertengkar.

Hubungan seks
Hubungan seksual atau hubungan intim dalam pernikahan adalah hal utama, karena banyak perceraian disebaban oleh faktor ini. Namun bukan berarti pernikahan tanpa seks selalu berakhir dengan perceraian, tetapi seks adalah bumbu pernikahan. Bila hubungan Anda dan pasangan sudah lama tenggelam seiring dengan berjalannya waktu, bangkitkan kembali gairah seks Anda. Dijamin, pernikahan terasa seperti baru kembali. Hubungan intim tidak hanya sekedar melepaskan hasrat anda dan pasangan anda namun lebih untuk membangun hubungan emosional dan psikologis yang lebih dekat dan lebih baik.

Komunikasi intens
Selalu bangun komunikasi dengan pasangan anda, walaupun salah satu dari Anda sedang dinas ke luar kota dan menginap beberapa hari, sempatkan saling bicara minimal 10 menit setiap hari. Sesibuk apapun anda di pekerjaan anda selalu komunikasikan dengan pasangan di rumah walapun hanya sekedar sms atau bbm "Si kecil lagi apa" atau "Ayah sudah makan siang belum". Hal hal kecil seperti ini bisa membuat hubungan pernikahan menjadi semakin harmonis. Di rumahpun, selalu sempatkan bercengkrama dalam kondisi santai. Misalnya sambil menonton TV, sebelum tidur, ketika makan malam, dll. Semakin banyak waktu yang digunakan, semakin baik untuk menambah kebahagiaan pernikahan. Sesibuk apapun Anda, atau selelah apapun Anda, selalu sempatkan untuk bercengkrama dengan keluarga walaupun sebentar sebelum anda pergi tidur.

Samakan prinsip dalam mengelola keuangan
Statistik menunjukkan sekitar 50% pasangan menikah berdebat tentang keuangan. Bahkan, tidak sedikit perceraian yang disebabkan oleh perbedaan prinsip dalam keuangan. Bila salah satu dari Anda adalah tipe hemat dan pasangan adalah tipe boros, tentu keuangan akan menjadi masalah dalam pernikahan. Samakanlah prinsip dalam penggunaan uang keluarga, sehingga keuangan tidak akan menjadi masalah besar yang mengurangi kebahagiaan pernikahan.

Saling mengalah
Perdebatan timbul karena masing masing pihak merasa benar dengan pendapatnya. Anda tidak perlu selalu benar dan membuktikan pasangan salah dalam setiap perdebatan. Sikap keras kepala dan mau menang sendiri mengurangi kesempatan saling memahami satu sama lain. Pernikahan adalah suatu proses pembelajaran yang panjang. Bila salah satu sedang emosi tinggi, mengalahlah terlebih dahulu agar suasana mereda. Walaupun memang anda merasa benar dengan pendapat anda namun dengarkanlah pendapat dari sisi lain yaitu dari pasangan anda.

Ciptakan suasana yang tepat
Saling menghargai, menghormati, mengasihi, mengerti dan menyayangi merupakan suatu keharusan agar keharmonisan pernikahan anda tetap terjaga. Buatlah suasana yang kondusif, penuh kasih, serta tenang ketika mengatasi konflik. Saling menghormati satu sama lain dan selalu pikirkan masa depan pernikahan dan anak-anak. Suasana yang nyaman di keluarga adalah penghilang stres yang baik ketika Anda atau pasangan baru pulang kerja dan merasa lelah.

Jadikan rumah & keluarga anda tempat ternyaman di bumi
Tahukah Anda, 1 dari 3 laki-laki selingkuh? Sebaik apapun hubungan antara suami dan istri, bila salah satu selingkuh, siapapun sakit hati dan dapat berakibat ke perceraian, (Baca juga penyebab umum wanita berselingkuh). Jauhkan segala kemungkinan terjadinya perselingkuhan, yang salah satunya adalah workaholic! Hal ini tidak hanya berlaku untuk pria, tetapi juga untuk wanita. jadikan rumah dan keluarga anda tempat ternyaman di bumi, sehingga anda menjadi sangat betah dirumah dan tidak perlu orang lain diluar sana menghibur anda (perselingkuhan).

Jika anda ingin hal baru di luar rumah maka Sempatkan untuk berekreasi, walaupun bukan ke tempat yang jauh dan mahal. Atau, sekali-sekali rencanakan makan malam bersama di tempat yang romantis, untuk membangkitkan kembali api asmara yang memudar. Atau anda bisa outbond dengan berkemah di halaman rumah anda bersama pasangan dan anak anda, Selamat mencoba ya...

No comments:

Post a Comment

Ketentuan Berkomentar:

1. Menautkan link aktif (anchor text) pada komentar secara otomatis akan kami hapus
2. Gunakan fasilitas Name/URL untuk menempatkan link anda
3. Dilarang berkomentar diluar topik artikel (SARA, pornography, provokasi,promosi produk)
4. Dilarang komentar spam
5. Berkomentarlah dengan baik dan sopan
6. Komentar yang tidak sesuai dengan poin diatas tidak akan dipublikasikan


                                                                                                   Terima Kasih, Admin Tips & Cara