Cara Aman Mengemudikan Mobil Di Jalan Raya

Posted By : Posted on - 10:44:00 PM with 1 comment

Cara aman berkendara - Siapapun tidak ingin celaka berkendara termasuk pengendara motor, mobil maupun pengguna jalan lainnya. Untuk itulah kenapa anda harus berhati hati, menggunakan dan mempraktekan prosedur keselamatan berkendara dan selalu fokus dan waspada saat menggunakan atau mengemudikan kendaraan.

Apa pun kendaraan yang Anda kemudikan, keamanan adalah faktor paling penting. Berkendaraan dijalanan umum dengan kendaraan seperti mobil memerlukan antipasi dan persiapan tersendiri yang lebih dibandingkan berkendara dengan motor dan sejenisnya. Sekali pun mobil telah mendapatkan perawatan rutin, hingga memiliki mesin, ban serta sistem pengereman yang baik, bukan berarti kita telah cukup dalam mempersiapkan diri untuk terhindar dari bahaya dijalan raya.

Cara Aman Mengemudikan Mobil Di Jalan Raya

Bahaya bisa selalu mengintai dimana saja apalagi saat kita mengemudikan kendaraan yang notabene membutuhkan kefokusan dan kewaspadaan berkndara, salah sedikit saja bisa membahayakan keamanan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. nah berikut adalah beberapa tips mengemudikan mobil secara aman yang diambil dari beberapa sumber yang akan membantu meningkatkan kewaspadaan dan keamanan anda saat berkendara:

Tips Aman Berkendara Di Jalan Raya

  • Selalu lakukan pengecekan secara rutin dan teratur mobil anda, khususnya saat anda akan bepergian. Memeriksa minyak rem, tekanan angin pada ban, mengecek lampu indikator, memeriksa bagian bawah kendaraan dari kebocoran oli dan sebagainya. Intinya pastikan kondisi mobil anda sudah cukup prima untuk berjalan atau bepergian.
  • Jangan membawa beban secara berlebihan. Mengemudikan mobil dengan beban berlebih tentu tidak baik, selain mengganggu keseimbangan juga akan memboroskan bahan bakar, untuk itu sebaiknya pindahkan berbagai barang-barang yang kurang penting dari dalam kendaraan anda. nah jika memang ada banyak barang atau benda yang harus anda bawa maka sewalah mobil jasa pengangkut untuk membawa barang barang anda demi kenyamanan dan keamanan saat berkendara.
  • Pastikan untuk mengguunakan peralatan keamanan saat berkendara seperti sabuk pengaman atau safety bell. Gunakan sabuk pengaman ( safety belt ) dengan baik dan benar, yaitu dengan menyilangkannya dari bagian tulang bahu ke pinggul, dengan demikian berat badan tubuh anda bisa terjaga dengan baik jika terjadi benturan atau hentakan mendadak. Semua tidak menginginkan bahaya seperti kecelakaan namun ketika bahaya atau kecelakaan ini tidak bisa dihindari safety bell mampu menahan tubuh anda dari benturan yang sangat berbahaya. Serta pastikan perangkat lain yang diperlukan seperti perangkat spion mobil bagian dalam dan luar sehingga anda bisa melihat secara bebas berbagai posisi dari badan mobil dan keadaan sekitarnya dengan leluasa. Untuk bagian tak terlihat, usahakan untuk menengokkan kepala seperti saat dimana anda perlu untuk berpindah jalur atau berputar arah.
  • Sebaiknya peganglah stir sesuai dengan prosedur, yaitu idealnya posisi genggaman tangan ada di arah jam 3 dan jam 9 dan gunakanlah jari anda ketika perlu untuk menyalakan lampu belok atau wiper. Temukan posisi mengemudi yang baik dan nyaman. Atur kursi sehingga dapat meletakkan pergelangan tangan di atas roda kemudi dengan tangan terentang. Anda mungkin perlu mengatur kemiringan sandaran kursi untuk menemukan posisi ideal yang benar-benar nyaman dan tidak melelahkan. Atur sandaran kepala sehingga pas berada di belakang namun tidak menyentuh kepala. Pegang kemudi dengan kedua tangan sejajar pada posisi jarum jam angka sembilan (tangan kiri) dan angka tiga (tangan kanan), agar Anda dapat memutar roda kemudi ke kiri atau kanan dengan cepat dan tepat. Bila kurang nyaman, dapat memilih posisi jarum jam angka 10 dan 2.
  • Fokuslah dalam mengemudikan mobil, hilangkan berbagai fikiran yang mengganggu konsentrasi anda berkendara. Berbagai aktifitas mengganggu juga perlu ditinggalkan seperti merokok, atau pun menelpon, jika memang hal tersebut memang dirasa perlu untuk dilakukan, sebaiknya anda terlebih dulu menepi atau gunakan handsfree untuk mudahnya berkomunikasi telepon.
  • Jagalah jarak aman, baik sisi samping kiri dan kanan, serta depan dengan kendaraan lain untuk menghindari keadaan mendadak, karena dengan besarnya ruang / jarak anda akan melakukan antisipasi. Ikuti arus lalu lintas. Atur kecepatan yang sama dengan kendaraan sekitar Anda bila memungkinkan. Perbedaan besar antara kecepatan Anda dengan kendaraan lain dapat membahayakan keselamatan. Hati-hati. Awasi lalu lintas. Lihatlah jauh ke depan dan perhatikan adanya masalah sebelum Anda sampai di tempat itu.
  • Jangan berdiam di jalur paling kanan. Jalur kanan untuk mendahului, bukannya jalur cepat, apalagi bila kecepatan Anda di bawah 80 km/jam. Inilah sebab mengapa banyak pengemudi yang nekat mendahului dari jalur paling kiri. Jadi jangan salahkan dulu mereka yang mungkin sedang terburu-buru namun ada pengemudi "keras kepala" yang tidak bersedia memberi jalan di jalur paling kanan. Tetaplah di jalur sebelah kiri, kecuali bila akan mendahului. Jangan memblokir pengemudi yang ngebut. Beri tanda bila Anda akan pindah jalur, begitu pula bila akan membelok.
  • Tunggu sebelum membelok ke kanan. Bila Anda berhenti di jalan yang ramai sambil menunggu belok ke kanan, biarkan kemudi dalam posisi lurus sampai mendapat giliran. Bila Anda menunggu dengan posisi kemudi ke arah kanan dan Anda tertabrak dari belakang, mobil dapat terdorong ke arah kendaraan dari depan. Bila Anda berada di jalur kiri pada jalan tol yang lebar, Anda dapat membantu kendaraan yang akan memasuki tol dari arah kiri secara aman dan mulus dengan berpindah jalur sebentar, tentu saja bila situasi memungkinkan.
  • Sekali pun mobil anda sudah mendukung teknologi ramah lingkungan, lakukanlah pengoperan gigi trasmisi pada rpm 2.000 sampai dengan 2.500 rpm. Karena mesin berbahan bakar bensin umumnya baru bekerja optimal di kisaran putar 2.000 – 2.500 rpm
  • Gunakan rem pada saat yang tepat. Kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan. Mengerem saat anda berada di tengah-tengah tikungan dapat mengurangi keseimbangan kendaraan. Begitu pula, turunkan gigi transmisi sebelum memasuki tikungan. Coba dulu sistem anti-lock brake (ABS) kendaraan. Bila mobil dilengkapi ABS, Anda mungkin dikejutkan dengan getaran dan suara aneh dari pedal rem ketika mendadak diinjak. Jangan tunggu sampai terjadi keadaan darurat. Pada saat hujan, carilah jalan yang licin dan benar-benar kosong atau pelataran parkir yang kosong dan injaklah rem sekuat-kuatnya sampai ABS bekerja, jadi Anda bisa tahu bagaimana rasanya. Anda juga dapat melakukan hal ini dengan sistem rem biasa untuk memeriksa apakah pengereman cukup seimbang dan tidak menarik ke satu sisi.
  • Lakukanlah berbagai trik efesiensi bahan bakar yang aman, seperti mengangkat injakkan kaki pada pedal gas lebih dulu dan biarkan mobil meluncur sebelum anda menginjak rem saat akan menikung.
  • Matikan mesin mobil jika anda berhenti atau menepi selama lebih dari 1 menit, karena mesin mobil yang hidup dalam keadaan diam selama 3 menit sama artinya seperti mesin mobil melakukan perjalanan 1 jam pada kecepatan rata-rata 50 km / jam.
  • Jangan menggunakan ponsel ketika mengemudi. Penelitian menemukan bahwa penggunaan ponsel ketika mengemudi menaikkan risiko kecelakaan sampai empat kali lipat. Risikonya tidak berubah walaupun menggunakan hands-free. Jagalah penglihatan di malam hari. Jangan menatap lampu-lampu mobil dari arah berlawanan. Bila merasa terganggu, fokuskan pandangan pada bahu kiri jalan.
  • Usahakan cukup tidur. jangan mengemudi saat anda lelah, mengantuk dibawah kontrol minuman atau obat dll. Jangan mengemudi bila mengantuk. Bila mata cenderung terpaku pada satu titik, ini tanda bahaya. Segera hentikan kendaraan begitu Anda menemukan tempat yang aman dan cobalah beristirahat selama beberapa menit.

1 comment:

Ketentuan Berkomentar:

1. Menautkan link aktif (anchor text) pada komentar secara otomatis akan kami hapus
2. Gunakan fasilitas Name/URL untuk menempatkan link anda
3. Dilarang berkomentar diluar topik artikel (SARA, pornography, provokasi,promosi produk)
4. Dilarang komentar spam
5. Berkomentarlah dengan baik dan sopan
6. Komentar yang tidak sesuai dengan poin diatas tidak akan dipublikasikan


                                                                                                   Terima Kasih, Admin Tips & Cara