8 Tips Meredakan Suami Yang Marah / Emosi

Tips meredakan marah suami - Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa dalam setiap pernikahan selalu ada gesekan, perdebatan, pertengkaran, perbedaan pendapat maupun kesalahpahaman dalam hubungan pernikahan. Tidak hanya istri sebagai wanita biasa yang lebih sensitif atau peka dalam menanggapi setiap masalah, terkadang pria sebagai suami juga terkadang memiliki rasa sensitif yang tinggi dalam beberapa waktu atau kesempatan seperti saat mereka lelah dan stres dari pekerjaan mereka, mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dll.

8 Tips Meredakan Suami Yang Marah / Emosi

Menjaga keutuhan pernikahan adalah hal yang mutlak dilakukan untuk pernikahan yang awet atau langgeng dan salah satunya adalah bagaimana menyikapi emosi dari masing masing pasangan ketika mereka marah, dan artikel terkait ini adalah bagaimana cara menyikapi atau meredakan suami yang marah marah. Ketika suami dalam keadaan lelah dan stres dari rutinitas mereka dalam mencukupi kebutuhan keluarga, mereka memiliki sisi sensitif dan mudah untuk emosi ketika anda melakukan kesalahan. Nah bagaimana cara meredakan amarah suami ketika mereka sedang marah -marah, berikut tips yang bisa anda coba untuk meredakan amarah suami.

Mengalah
Tidak ada salahnya mengalah untuk meredakan amarah suami dan tetap menjaga hubungan pernikahan yang harmonis atau baik walaupun pendapat anda menurut anda yang paling benar. Saat suami sedang stres atau lelah setelah seharian bekerja mereka akan mudah marah, dan ketika hal itu terjadi tidak ada salahnya bagi anda untuk mengalah. Tidak perlu membalas atau berdebat dengan suami karena hal ini justru hanya akan membuat amarah suami memuncak. Nah setelah amarah suami mereda anda bisa menanyakan apa yang membuat mereka marah dan mengomunikasikan segala hal untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut bersama suami anda.

Menenangkan suami
Ketika suami marah dengan anda diluar stres atau rutinitas pekerjaan hal ini menunjukkan bahwa suami ingin lebih dimengerti oleh anda sebagai istrinya. Para pria juga memiliki sisi sensitif dan ingin dimengerti. Ketika suami Anda mulai sensitif, dan marah, sebagai seorang istri Anda harus dapat menenangkannya, bukan malah menyalahkannya. Ketika suami marah, mungkin kata maaf tidak selalu dapat menenangkan hatinya, tetapi sikap dan tindakan sebagai bukti penyesalan Andalah yang dapat meluluhkan hatinya. Dan ketika suami Anda marah, hal inilah yang harus Anda lakukan!

Meminta maaf
Ketika anda membuat kesalahan kepada suami sehingga membuat suami anda marah, maka minta maaf kepada suami anda adalah hal yang utama yang bisa anda lakukan untuk meredakan amarah suami anda tanpa suami anda perlu memintanya. Segera meminta maaf ketika anda melakukan kesalahan merupakan salah satu bukti bahwa anda menyesali kesalahan anda dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari, dengan begini suami anda akan mengerti dan mampu meredakan emosinya.

Berikan dia sedikit waktu
Ketika suami semakin marah dan Anda terus menanggapi sikap suami Anda ini dengan hal yang sama (sama sama marah) hal ini justru hanya akan memperkeruh suasana saja, nah ketika suami anda marah marah dan mengomel karena suatu yang tidak jelas mungkin akan lebih baik jika anda diam dan memberikan dia sedikit waktu. Cobalah untuk menenangkan diri masing-masing terlebih dahulu. Dan berikan suami Anda sedikit waktu untuk menghirup udara segar dan menenangkan kembali pikirannya, agar dia bisa berpikir jernih. Dengan melakukan ini Anda dapat meredakan emosi dan amarahnya tanpa Anda merasa perasaan Anda tersakiti.

Biarkan dia mencurahkan isi hatinya
Suami marah bisa juga karena ia tidak mampu mengeluarkan apa yang ada dalam hatinya, sehingga mereka hanya bisa mengeluarkan emosi mereka dengan cara marah- marah. Ketika suami anda marah jangan memotong ucapannya, mengkritiknya atau bahkan membalas perkataannya dengan kalimat-kalimat yang penuh emosi pula, biarkan mereka lebih banyak waktu untuk mengeluarkan marah dan mengeluarkan unek-unek dalam hati mereka. Jika suami sedang marah sang istri harus menjadi lebih bijaksana dan memahami perasaan suaminya. Cobalah untuk menenangkan suasana dengan membiarkannya mencurahkan isi hatinya dan meluapkan emosi yang dirasakannya.

Berbicara pada waktu yang tepat
Ada waktu yang tepat saat anda ingin mengetahui hal yang membuat suami anda marah, jangan menanyakan hal ini ketika suami dalam keadaan emosi atau marah-marah. Biarkan amarahnya mereda dan anda bisa membicarakan hal ini dengan suami anda. Karena ketika seorang pria sedang marah, emosi mereka tidak dapat terkontrol, mereka cenderung tidak dapat berpikir dengan jernih, dan juga tidak dapat mendengarkan kata hatinya karena hanya menggunakan logika saja. Untuk itu, tunggulah waktu yang tepat untuk mengajaknya berbicara yaitu di saat keadaannya sudah terlihat tenang. Baca juga tips menghindari perceraian dalam pernikahan.

Memberikan pelukan
Sebuah pelukan selalu dapat mendamaikan hati seseorang, dan hal ini bisa anda coba ketika ingin meredakan amarah suami. Ketika suami Anda mulai mendahulukan emosinya, sementara Anda enggan untuk beradu argumen, langsunglah memeluknya dan mengucapkan kalimat penyesalan yang penuh kemesraan seperti, "aku mencintaimu sayang", "maafkan aku sayangku", atau "aku akan berusaha lebih baik lagi menjadi istrimu", dan kalimat manis lainnya. Peluklah dia selama beberapa saat sambil mengelus-elus tubuhnya. Dijamin pelukan mesra ini dapat meluluhkan hatinya dan membuatnya lupa akan kemarahan yang tadi dirasakannya.

Melakukan hal-hal yang dapat menyenangkan hatinya
Ketika suami anda mereda emosinya, belum tentu hal ini membuat amarah mereka benar benar hilang. Untuk membuat suasana semakin nyaman dan membuat suami anda merasa diperhatikan anda bisa melakukan beberapa hal yang menyenangkan dengan cara seperti menyiapkan air panas untuk mandi suami, membuatkan minuman atau makanan kesukaannya, memijatnya, memberikannya kejutan bisa dengan coklat atau makan malam romantis, berdandan secantik mungkin tidak seperti biasanya sambil merayunya, memberikannya hadiah suatu benda yang telah lama diinginkannya, memberikan pelayanan terbaik baginya dengan melakukan apa saja yang dibutuhkannya. Hal ini akan mengembalikan senyumnya dan membuat mood mereka kembali.

No comments:

Post a Comment

Ketentuan Berkomentar:

1. Menautkan link aktif (anchor text) pada komentar secara otomatis akan kami hapus
2. Gunakan fasilitas Name/URL untuk menempatkan link anda
3. Dilarang berkomentar diluar topik artikel (SARA, pornography, provokasi,promosi produk)
4. Dilarang komentar spam
5. Berkomentarlah dengan baik dan sopan
6. Komentar yang tidak sesuai dengan poin diatas tidak akan dipublikasikan


                                                                                                   Terima Kasih, Admin Tips & Cara